Jumat, 01 Maret 2013

Minyak Ikan dan Aspirin Ternyata Bisa Menyembuhkan Radang

Islamabad, Sigmanews- Sebuah kombinasi minyak ikan dan aspirin bisa menjadi kunci untuk mengalahkan sejumlah penyakit kronis dahsyat termasuk arthritis, sebuah studi terobosan yang baru telah ditemukan.

Para peneliti menemukan bahwa Keduanya bekerja sama untuk memerangi peradangan yang bertanggung jawab untuk berbagai penyakit, termasuk penyakit jantung, kanker dan arthritis.

Para ahli selalu menyebutkan manfaat kesehatan dari aspirin dosis rendah dan omega-3 asam lemak yang ditemukan dalam makanan seperti biji rami dan salmon, tetapi rincian yang terkandung tidak sepenuhnya diketahui.

Kini sebuah studi baru yang diterbitkan dalam jurnal Chemistry and Biology menunjukkan aspirin membantu memicu produksi molekul yang disebut resolvins yang secara alami dibuat oleh tubuh dari omega-3 asam lemak.

Resolvins ini menutup, atau "mengatasi," peradangan yang mendasari kondisi destruktif seperti penyakit paru-paru radang, penyakit jantung, dan arthritis.

"Dalam laporan ini, kami menemukan bahwa satu resolvin, disebut resolvin D3 dari omega-3 asam lemak DHA, tetap lebih lama di lokasi inflamasi dari baik D1 resolvin atau D2 resolvin dalam resolusi alami peradangan pada tikus," kata penulis studi senior Dr Charles Serhan dari Brigham and Women `s Hospital dan Harvard Medical School.

"Temuan ini menunjukkan bahwa resolusi akhir fase resolvin D3 mungkin menampilkan sifat unik dalam memerangi peradangan yang tidak terkendali," kata Serhan dalam pernyataannya.

Para peneliti juga menegaskan bahwa pengobatan aspirin memicu produksi bentuk lebih lama aksi resolvin D3 melalui jalur yang berbeda.

"Aspirin mampu memodifikasi enzim inflamasi untuk menghentikan molekul pembentuk yang merambat peradangan dan bukannya menghasilkan molekul dari omega-3 asam lemak, seperti resolvin D3, yang membantu untuk mengakhiri peradangan," kata co-author Dr Petasis Nicos dari University of Southern California.

"Kami mampu memproduksi sintesis kimia dengan baik, resolvin D3 dan aspirin-dipicu resolvin D3 dalam bentuk murni, yang memungkinkan kita untuk membangun struktur lengkap dan kegiatan biologis," kata Petasis.

Ketika diberikan kepada sel manusia, kedua resolvins menunjukkan efek anti-inflamasi tindakan. Ketika diberikan kepada tikus, senyawa ini juga merangsang resolusi peradangan dalam tubuh.

"Kami juga mengidentifikasi reseptor manusia yang diaktifkan oleh resolvin D3, yang sangat penting dalam memahami bagaimana resolvin D3 bekerja dalam tubuh untuk mengatasi peradangan," kata Serhan. [aq]

SUMBER

Info yang sangat penting bagi dunia kesehatan, semoga bisa berguna untuk mengobati segala jenis Radang

Tak Populer di Indonesia, 5 Band Ini Justru Populer di Mancanegara

Ngebahas sedikit tentang Band - band Indonesia yang terkenal di Luar negeri yuk gan & sista.
Menuju TKP
Saat ini musik masyarakat Indonesia dicekoki musik-musik kacangan.
Musik Indonesia, kini, memang tengah dilandai badai. Betapa tidak, hanya karena mengejar keuntungan semata, para pelaku industri rela mengecilkan kualitas musik Indonesia. Dan hasilnya, masyarakat Indonesia dicekoki oleh musik-musik kacangan, yang memilki kualitas rendah.

Namun, hal tersebut tidaklah menyurutkan mental musisi jempolan Indonesia. Susahnya akses beraksi di dalam negeri, justru dimanfaatkan mereka untuk melebarkan sayapnya ke luar negeri.

Yang lebih membanggakan, karya-karya mereka juga mendapatkan apresiasi positif oleh masyarakat mancanegera. Buktinya, mereka kerap menjadi bintang tamu dalam berbagai acara internasional.


Pengen tau siapa saja mereka?!
Check This Out  

Gugun Blues Shelter
 Band Indonesia beraliran blues ini, dibentuk di Jakarta pada 2004. Band yang digawangi oleh Gugun (gitar), Jono (bass), dan Bowie (drum) itu, telah merilis tiga album, yaitu Get The Bug (2004), Turn it On (2007), dan Gugun Blues Shelter (2010). Album-album tersebut dirilis di Amerika Serikat, serta hanya dipasarkan di Amerika dan Eropa.

Sebelum tenar, GBS dikenal lewat berbagai kompetisi internasional. Dan salah satu prestasi terbaiknya adalah tampil sebagai band Indonesia dan Asia tenggara pertama dalam festival musik terbesar di dunia di Hyde Park, London, Inggris.

Lagunya yang ane suka : Its time to rule the world.

 The Sigit
 Band asal Bandung , Jawa Barat itu, sempat dibahas dalam majalah musik NME pada 2005 silam. Sama seperti GBS, The Sigit juga lebih memilih label luar negeri, ketimbang dalam negeri, yakni Australia.

Pada Juni 2007, The Sigit pun pernah mendapatkan acungan jempol oleh masyarakat Australia, lewat turnya yang dilakukan selama sebulan.

Tak hanya Australia, The Sigit juga pernah melakukan tur ke sejumlah kota di Amerika dan Hong Kong. Lalu, pada tahun ini, The Sigit terpilih menjadi perwakilan Indonesia dalam festival musik Rock and Roots di Singapura.

Lagunya yang ane suka : Horse.

The Tielman Brothers
 The Tielman Brothers merupakan band tertua Indonesia yang masuk ke dapur rekaman mancanegara, tepatnya pada era 1950-an. Namun, grup band yang terkenal dengan aksi lompatan dan gulingannya itu, justru tak populer di dalam negeri. Mereka justru begitu populer di Eropa.

Padahal, salah satu personelnya, Andy Tielman adalah orang yang pertama kali mempopulerkan aksi bermain gitar dengan gigi, di belakang kepala dan di belakang badan. Jauh sebelum Jimmy Hendrix dan Jimmy Page.

Dan, salah satu prestasi The Tielman Brothers adalah ketika dipercaya sebagai band pembuka The Beatles.

Lagunya yang lumayan enak menurut ane : Rolling Rock.
Kalo menurut ane, mungkin nih Band inspirasi nya The Changcuters kali ya?! Rada - rada mirip soalnya.  


Mocca
 Mocca adalah kelompok musik indie asal Bandung, Jawa Barat, yang mengawali perjalanannya ke mancanegara, tepatnya di Singapura pada 2005. Saat itu ,album Mocca dirilis oleh label asal Singapura, Fruit Records.

Setelah itu, album mereka juga dirilis oleh label Malaysia, Jepang dan Korea. Karena memiliki penggemar yang begitu besar di Jepang dan Korea, sejumlah agensi iklan di negara tersebut sempat menjadikan lagu band tersebut untuk produk iklan.

Kalo ini nih, semua lagu nya ane suka kok gan, bagus semua dah. Rada - rada mirip ama The Cors klo menurut ane.  


White Shoes and the Couples Company
 Band jebolan Institut Kesenian Jakarta (IKJ) itu mampu membuktikan bahwa musik dengan bahasa Indonesia mampu berbicara di pentas internasional. Album pertama mereka dirilis oleh label asal Chicago, Minty Fresh, yang juga sukses mempopulerkan The Cardigans. Pada 2008 lalu, White Shoes bermain berkesempatan bermain di Amerika dalam CMJ Music Marathon dan SXSW Music Festival. Dan pada tahun ini, mereka juga mengadakan tur Eropa, di antaranya di Prancis dan Belanda.

Nih ane kasih satu judul lagu nya, mana tau agan & sista minat buat Ngedengerin : Senandung maaf. Mellow tapi keren! trus ada nuansa Retro yang kental banget. Dengerin deh.


Nah itu tuh gan Band - band Indonesia nya. Tapi ane juga yakin kalo masih banyak Band Indonesia yang berkualitas dan terkenal di Luar negeri. Kalo ada tambahan monggo gan & sista, itung - itung nambahin pengetahuan kita akan Musisi indonesia yang mampu bekarya di negeri orang.

Oh ya, Ane ga bermaksud untuk mendeskreditkan Musisi laen.

Ane pecinta musik & ane menyadari menikmati musik itu adalah selera. Jadi apapun selera Agan & sista, Nikmati & Mari bersatu untuk kualitas musik Indonesia yang lebih baik.
Jika ane salah, mohon koreksi ana ya gan & Sista


TERIMAKASIH & SELAMAT MENIKMATI!
Moga Bermanfaat.

Sumber : rayigugum.blogspot.com, last.fm, okezone.com, rollingstone.co.id,beritasatu.com.